• Home
  • INDEX
    • Lense
    • Thoughts
    • Travel
soundcloud instagram pinterest facebook twitter

LITTLE-LOU

Megae Aromba yang berada jauh di Jerman berpikir sekali lagi tentang hidupnya. Tentang wanita Aitubu bernama Irewa Ongge juga kehidupan di Pegunungan Megafu.

"Manusia terlalu sibuk bergerak. Akhirnya mereka tidak punya sunyi. Sunyi membuat kita memiliki diri sendiri. Bukan berarti harus sendirian. Manusia perlu untuk tidak merasa bosan dengan diri sendiri. Mengenal diri lebih banyak. Punya waktu untuk berpikir. Tapi mereka kurang diam. Kurang bicara dengan alam. Memahami bumi. Manusia harus percaya pada alam. Alam yang besar dan luas ini. Disitu manusia akan sadar pada keterbatasan."


Share
Tweet
Pin
Share
No comments







Share
Tweet
Pin
Share
No comments
"Aku berada di ambang jendela, memandang dunia serta tempat-tempat rahasianya, syair-syair yang hilang ditelan waktu serta kata-kata yang bergantung di udara. Kedua mata itu memberitahuku tentang hal-hal yang sama sekali tidak kita ketahui keberadaannya namun ada disitu, siap untuk ditemukan dan dikenal hanya oleh jiwa, bukan oleh tubuh. Kalimat-kalimat yang sepenuhnya dipahami, bahkan saat dibiarkan tidak terucap. Perasaan-perasaan yang secara serempak mendatangkan kebahagiaan sekaligus mencekik.

Aku berdiri dihadapan pintu-pintu yang membuka selama sepersekian detik, lalu menutup lagi, dan sempat membuatku sekilas melihat apa yang tersembunyi dibaliknya---harta-harta karun serta perangkap-perangkap yang ada, jalan-jalan yang tidak pernah ditempuh serta perjalanan-perjalanan yang tidak pernah dibayangkan."

Share
Tweet
Pin
Share
3 comments
Older Posts

Total Pageviews

Translate

Categories

  • LENSE
  • MY THOUGHTS
  • TRAVEL

TRENDING

  • KERAM
  • ALEPH #1
  • AKTIF ATAU PASIF?
  • Contemplation to Grow Up: Should We?
  • RANUM
  • Malam di Sudirman

Created with by ThemeXpose